Plan quality management tools and techniques

Cost-benefit Analysis

  • Mengurangi pengulangan pekerjaan
  • Menigkatkan produktivitas
  • Kerja menjadi minimal, mengurangi biaya
  • Meningkatkan kepuasan stakeholder

Seven basic quality tools

1.Cause-and-effect diagrams

  • atau disebut diagram fishbone. Mengidentifikasi beberapa kemungkinan penyebab untuk efek dan masalah dan memilah ide-ide menjadi kategori yang berguna.
  • Kapan digunakan?
  • – Ketika mengidentifikasi kemungkinan penyebab masalah.
  • – Terutama ketika berpikir tim cenderung jatuh ke dalam rutinitas/hal yang sama.
  • Lakukan sesi brainstorming terhadap penyebab masalah dalam kategori mayor.
  • Pertanyaan saat brainstorming : “Why does this(problem) happen?”
  • Penyebab paling mungkin dari masalah diidentifikasi untuk melakukan analisis lebih lanjut.

2.Check sheet

  • sebuah struktur, form yang disiapkan untuk mengumpulkan dan menganalisis data; alat generik yang dapat disesuaikan untuk berbagai macam keperluan.
  • Tool paling mendasar untuk quality
  • Digunakan untuk mengumpulkan dan mengorganisir data.

3.Control charts

  • Grafik digunakan untuk mempelajari bagaimana proses perubahan dari waktu ke waktu.
  • Tools untuk memantau kinerja suatu proses.
  • Grafik ini memungkinkan untuk mengidentifikasi kondisi yang berhubungan dengan proses yang telah dipantau:
  •   – Stabilitas proses
  •   – Prediktabilitas proses
  •   – Identifikasi penyebab umum dari variasi
  •   – kondisi khusus di mana pihak pemantauan perlu bereaksi

4.Scatter diagram

  • Grafik pasangan data numerik, satu variabel pada setiap sumbu, untuk mencari hubungan.
  • Menyajikan hubungan antara dua variabel dan menggambarkan hasil pada Cartesian plane.

5.Histograms

  • Grafik yang paling umum digunakan untuk menunjukkan distribusi frekuensi, atau seberapa sering setiap nilai yang berbeda dalam satu set data terjadi.

6.Pareto charts

  • Identifikasi komponen-komponen dan konstribusinya terhadap masalah kualitas dalam sebuah proyek atau system
  • Juga disebut aturan 80-20, artinya 80 persen masalah dikarenakan 20 persen penyebab
  • Pareto diagrams adalah histogram yang menampilkan distribusi frekuensi dan digunakan untuk membantu identifikasi prioritas area masalah.
  • Diagram pareto menunjukkan jumlah komplain berdasarkan kategori masalah pada proyek Rekayasa Sistem Informasi.
  • Menunjukkan jumlah komplain per kategori dan garis menunjukkan prosentase komulatif dari komplain
  • Sehingga manajer proyek dapat memfokuskan masalah yang memberi konstribusi besar terhadap masalah

Stratification atau Flowchart

  • Stratification atau Flowchart atau Run chart: sebuah teknik yang memisahkan data yang dikumpulkan dari berbagai sumber sehingga pola dapat dilihat.
  • Tools dasar yang dapat digunakan untuk menganalisis urutan kejadian.
  • Memetakan urutan peristiwa yang terjadi secara berurutan atau paralel.
  • Diagram alir dapat digunakan untuk memahami proses yang kompleks untuk menemukan hubungan dan ketergantungan antara peristiwa

Benchmarking

  • Menghasilkan gagasan untuk peningkatan mutu dengan membandingkan aktivitas proyek dengan proyek sejenis
  • Merupakan pemilihan standar kinerja yang mempresentasikan kinerja terbaik dari suatu proses atau aktivitas.
  • Benchmarking meliputi pemilihan standar produk, jasa, biaya atau kebiasaan yang mewakili suatu kinerja terbaik dari proses atau aktivitas serupa dengan proses atau aktivitas Anda.
  • Langkah menetapkan benchmark antara lain:
  • Menetapkan apa yang akan dijadikan benchmark
  • Membentuk tim benchmark
  • Mengidentifikasi mitra-mitra benchmark
  • Mengumpulkan dan menganalisis informasi benchmark
  • Mengambil tindakan untuk menyamai atau melebihi benchmark

Design of experiments

  • Melakukan uji coba terhadap design
  • Melakukan analisis kondisi optimal
  • Metode statistik untuk menentukan faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap variable tertentu dari hasil proyek
  • Merupakan teknik perencanaan mutu yang membantu mengidentifikasi variable yang memiliki pengaruh paling besar terhadap hasil keseluruhan dari sebuah proses
  • Berlaku untuk isu-isu manajemen proyek: seperti biaya dan perdagangan.
  • Mendokumentasikan factor penting yang secara langsung menyumbang untuk memenuhi persyaratan pelanggan.

Cost of quality

  • Cost Of Quality (COQ): Total biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi standart kualitas yang diminta.
  • Cost of Quality atau biaya mutu adalah biaya conformance ditambah dengan biaya nonconformance.
  • Conformance adalah biaya yang dikeluarkan dalam usaha menghasilkan produk sesuai yang diinginkan dan sesui untuk digunakan.
  • Non-Conformance adalah biaya yang dikeluarkan karena kegagalan atau kualitasnya tidak sesuai yang diharapkan.
  • Additional Quality Planning Tools: Matrix diagram
  •  Lima kategori biaya yang berkaitan dengan mutu
    • Prevention cost: Biaya perencanaan dan pengawasan pelaksanaan sehingga terbebas dari kesalahan atau masih dalam toleransi.
    • Appraisal cost: Biaya proses evaluasi proses dan output untuk menjamin kualitas.
    • Internal failure cost: Biaya untuk memperbaiki kesalahan produk sebelum sampai konsumen.
    • External failure cost: Biaya yang berhubungan dengan seluruh kesalahan produk yang tidak terdeteksi dan dibetulkan sebelum diserhkan ke konsumen.
    • Measurement and test equipment costs: Biaya kapital pengadaan peralatan yang digunakan untuk aktivitas pencegahan dan evaluasi kualitas.

Statistical sampling

  • Metoda pengambilan sampel populasi untuk memahami masalah yang ada.
  • Statistical sampling membahas tentang bagaimana memilih bagian dari Populasi yang menjadi perhatian untuk diperiksa.
  • Jumlah sample yg diambil berkaitan dengan “serepresentatif apa” data yang diinginkan.
  • Sample size =0.25 X (certainty Factor/acceptable error)
  • Konsep lain dalam statistik yang digunakan dalam pengendalian mutu adalah Standard Deviasi(SD).
  • Standard deviasi mengukur bagaimana variasi yang terjadi pada distribusi data.
  • SD yang kecil berarti data berada dalam sebuah kelompok dan perbedaan dengan nilai tengah yang kecil.
  • SD besar berarti data menyebar dari nilai tengah distribusi .

Sumber:

https://eriskusnadi.wordpress.com/2012/09/29/about-7-basic-quality-tools/
http://asq.org/learn-about-quality/seven-basic-quality-tools/overview/overview.html
http://www.managementtutor.com/project-management/7-Quality-Control-Tools.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s